Iklan

Space Iklan Untuk Anda, Harap hubungi Redaksi Volunteer Pencerahan Bangsa untuk info pemasangan Iklan.
Home » » Pendukung Jokowi Bubar Semua

Pendukung Jokowi Bubar Semua

Written By Unknown on Sunday, June 1, 2014 | 6/01/2014 09:56:00 PM


Keberhasilan kami menarik benang merah antara Jokowi dengan stanley greenberg, tak terlepas dari 'jejak' yang ditinggalkan greenberg. Sebagai konsultan politik No. 1 Dunia, ahli pollseter dan cuci otak, Greenberg memang punya ciri khas yang dapat ditracing bila kita teliti.

Ciri khas karya greenberg itu antara lain : tokoh yang diorbitkannya cenderung diminta untuk memalsukan latar belakangnya. Diubah sesuai profil. Contoh, Bill Clinton adalah tokoh utk keberhasilannya menjadi presiden AS, latar belakang clinton diubah sesuai profil yang disukai rakyat AS. Nama asli Bill Clinton adalah William Jefferson Blythe III, diganti menjadi William Jeferson Clinton.

Greenberg lebih menyukai tokoh yang berasal dari daerah terpecil "entah berantah" ketimbang tokoh dari kota besar, untuk diorbitkan, Clinton berasal dari udik. Dari Little Rock City, Arkansas, mirip degan Jokowi dari kota kecil Solo. Latar belakang Clinton pada saat dia calonkan diri sebagai capres 1986 sulit diketahui publik, sama dengan Jokowi saat pilgub DKI kemarin. Semakin kabur latar belakang tokoh yg akan diorbitkan Greenberg, semakin besar peluangnya untuk menang. Kenapa?

Karena Greenberg mudah menyusun "riwayat hidup" sang tokoh yang telah disesuaikan dengan "selera" rakyat pemilih. Saking "misteriusnya" sosok Jokowi dulu, Prabowo tidak sadar bahwa dia membesarkan anak macan piaraan musuh besarnya : Luhut Panjaitan Bahkan Prabowo telah mati-matian membantu Jokowi agar dapat diterima dan disetujui megawati sebagai cagub DKI yg diusung PDIP !! Prabowo terkecoh.

Latar belakang Jokowi yang kabur atau dikaburkan telah mengecoh Prabowo pada thn 2012 lalu. Dia tidak tahu Jokowi binaan Luhut dan hendro. Luar biasa pengorbanan dan perjuangan Prabowo (dan gerindra) untuk memperjuangkan Jokowi jadi Gubernur DKI Jakarta 2012 lalu. Hasilnya : Menang

Ketika dulu bertemu Prabowo di santa monika, pertama kali yang kami ucapkan kepada Prabowo : "Bapak telah membesarkan anak macan !"

Prabowo terhenyak ! Tidak sangka orang yang dia bantu habis-habisan adalah kader binaan musuh bebuyutannya. Prabowo seolah-olah Harakiri. Bunuh diri. Terbayang di wajahnya, Jokowi datang padanya, mohon restu, minta bantuan, minta didukung. "Saya tdk punya apa-apa Pak. Mohon bantuan Bapak"

Prabowo menjawab : "Jangan Khawatir Dik Jokowi. Saya akan bantu semuanya. Yg terpenting Dik Jokowi bisa memang pilkada. Saya sudah senang" Siapa sangka, Jokowi yang dibantu Prabowo mati-matian, tulus dan ikhlas, malah ternyata mengkhianati Prabowo, menikamnya dari belakang.. Edan !

Jokowi tidak salah. Dia memang punya misi menipu, memperdaya, mengkhianati Prabowo. Dari awal itulah tugas dan misi utama Jokowi. Sebelum "fenomena" Jokowi muncul, Prabowo memang leading dalam setiap survey electabilitas capres. Bakal capres lain jauh di bawahnya. Tapi begitu "fenomena" Jokowi muncul, digenjot habis-habisan oleh kolaborasi : antek - asing - aseng, Jokowi sempat menyelip prabowo.

Jokowi adalah proyek raksasa, kolaborasi banyak pihak, mantan-mantan jenderal, mafia cina, china connection, arkansas connection, dll : Boneka. Elit cina Indonesia (konglomerat), tokoh-tokoh, mantan-mantan jenderal, arkansas connection, para koruptor BLBI yang buron, dll bersatu untuk dukung Jokowi

Triliunan uang dihabiskan untuk ciptakan sosok "Jokowi", skenario disusun Stanley B Greenberg, sohib James Riady, agen china teman Clinton. Rencana ini baru kami ketahui sesaat putaran pertama pilkada DKI berakhir. Senior kami mantan pejabat tinggi di lembaga intelijen kasih clue. Hasil investigasi kami pada tahap awal di Solo, Beltim, Singapore dan seterusnya mendapatkan bukti tentang adanya rencana besar Konspirasi Global terhadap RI. Tidak tanggung-tanggung upaya konspirasi global mendukung jokowi sebagai capres boneka. Menlu AS, Ketua Dagang AS - RI, menlu Inggris s/d dubes israel.

Dubes Israel untuk singapore sampai nekad menyusup ke Jakarta dalam rombonan delegasi menlu Inggris William Hague untuk beri dukungan ke Jokowi. Itu belum termasuk kunjungan selebrity dunia yang datang ke jakarta, "puja puji" jokowi atas pesanan greenberg. Gileee ! Termasuk liputan-liputan media asing, di AS, Eropa, Asia, australia. Semua jaringan media Greeberg dikerahkan untuk "poles citra Jokowi" 

Di indonesia, di jakarta sejumlah mantan jenderal di bawah komando bang Luhut dan bang Edo (hendropriono) mengatur siasat utk Jokowi. Tidak tanggung-tanggung, puluhan mantan jenderal memainkan peranan sentral mewujudkan cita-cita agar Jokowi sukses jadi presiden boneka

Diantaranya jend Hendro, Luhut, Fachrul Razi, Jhoni Lumintang, Letjen Sumardi, Ketua LVRI Mayjen Zaenal Abidin, mantan Kabais Ansyori dan seterusnya. Jokowi jadi kincir angin para Dewa, jadi jongos para mafia cina, asing, koruptor BLBI.  Sayang mainnya tidak rapi. Bisa bocor ke kami.

Termasuk bocornya penyusupan Yeal Rubinstein Dubes Israel ke Jakarta untuk dukung Jokowi. Bocor ke kami hehe http://t.co/3hOxx9tncF

Tetapi bukan itu yang bikin dukungan ke Jokowi melemah dan akhirnya Jokowi ditinggalkan mayoritas pendukungnya. Bukan itu. Ada intervensi. Keputusan gedung putih untuk tidak mendukung Jokowi lagi telah menyebabkan semua rencana tokoh-tokoh dibalik Jokowi berantakan.  Lobi Paus Fransiscus pada Obama menunjukan hasil signifikan. Obama putuskan AS mundur dari pendukungannya terhadapp Jokowi.

Di Tanah Air, para konglo dan mafia cina pun terpaksa tiarap dan balik badan, cabut dukungan terhadap Jokowi. Satu per satu rontok. Berguguran. Jokowi ditinggalkan para konglo dan mafia cina setelah Presiden SBY beri pesan tegas dan jelas kepada mereka semua "Jangan Main Api !"

Pengusutan korupsi Pajak Bank BCA membungkam semua konglo cina yang dipimpin Robert Hartono pemilik BCA/Jarum yang sejak 2008 sudah bina Jokowi. Pengusutan korupsi Sentul City, mengakibatkan semua konglo cina dibawah komando TW, balik kanan semua. Jokowi makin kempes.

James Riady cs tidak mungkin melawan perintah gedung putih, kecuali dia mau hancurkan persahabtan eratnya degan Arkansas Connection sejak 1986. Antony Salim, Taipan No 1 RI, Toako konglo-konglo cina RI, juga sudah teletubies / berpelukan kembali degan SBY. Proxynya (CT) jadi Menko ekonomi. Pertemuan di Rumah Jacob Soetoyo sebenarnya Dubes Vatikan bertindak sebagai tuan rumah, follow up pertemuan Paus dan Obama 27/3/14 di Vatikan. Pertemuan di rumah Jacob Soetojo itu manuver manis elit katolik Indonesia via Paus dan menghancurkan blokade elit katolik ke Jokowi.

Semula Jokowi dikendalikan elit kristen, ini mencemaskan elit katolik sebagai penguasa selama 32 tahun pada masa orba. Masa depan umat katolik Indonesia dikhawatirkan jika hegemoni kristen terlalu menguasai Jokowi sedangkan Katolik tidak diberi akses. Paus sukses lobi Obama, hasil pertemuan di Rumah Jacob Soetojo diteruskan ke Vatikan & White House. Jadi bahas diskusi Paus - Obama 15/4/14. Hasil pembicaraan Paus - Obama 15/4/14 : AS tarik diri. Elit katolik yang dipersilahkan masuk, dan elit kristen mundur. Hilang pendukung utama.

Itu sebabnya, tidak terdengar lagi manuver Bara JP, Projok yang sangat militan dan dibiayai ratusan miliar itu. Semua tarik dukungan. Sekarang tinggal JK - CSIS - Wanandi cs dan segelintir elit Katolik yang dukung Jokowi. Mereka pengendali Jokowi. Megawti juga sukses bermanuver. Dari 27 ormas cina Indonesia, kini hanya tinggal 3 ormas yang mendukung Jokowi. Semua balik badan. Yang 3 ormas pun mendukung setengah hati. Megawati happy dengan kondisi Jokowi sekarang ini. Megawati dan PDIP nya pun selamat dari cengkraman kuat yang mengancam hegemoni Mega/trah sukarno.

Pertanyaan BESAR sekarang : apakah JK serius mau habiskan uang 10 Triliun untukk pilpres mendatang? Dia tahu Jokowi tidak lagi dapat dukungan. JK tentu sayang, eman-eman uang 10 triliun, hasil jadi wapres selama 5 tahun (2004-9). Sayang jika dibuang-buang. Kita tunggu cairnya uang JK.

Satu hal yang dilupakan kubu Jokowi selama ini.. Mereka sepelekan Presiden SBY Sang Maestro Stratagy.
Mega juga happy, dia suda bayangkan akan dikudeta dari ketum PDIP jika Jokowi jadi presiden. Mega dan trah Bung Karno sukses selamatkan PDIP. Rencana besar sekelompok elit untuk menjadikan Jokowi sebagai presiden boneka sejak tahun 2008 lalu kini hancur sia-sia. Jokowi kini ayam sayur.

Media massa yang dulu 87% dibayar mendukung Jokowi dan sebagian milik konglo-konglo cina diarahkan mendukung Jokowi kini lari semua. Para jenderal aktif dan para pimpinan TNI sudah dijewer presiden SBY. Peringatan agar jagan main api. Semua sekarang balik kanan tinggalkan Jokowi. Kini hanya Kompas Grup dan media-media afiliasi Katolik yang mendukung Jokowi. Media afiliasi kristen, tarik diri. Detik pun ntar lagi ubah haluan. Detik milik antony salim via proxy nya Chairul tanjung, tidak akan mungkin berani beda haluan degan pemiliknya. Mereka nanti akan dukung PS - HR.

Pendukung Jokowi kini terus menyusut tidak lagi tinggal 15%, bahkan turun terus sampai ke titik nadir. Belum lagi status Jokowi sebagai calon TSK Jadi, pilpres 9 Juli 2014 tidak akan seru. Prabowo Hatta akan menang mudah, prediksi kami di atas 70%. Jokowi tinggal sejarah, jadi napi?  Saksikan di TV sekarang ini, Presiden SBY tegur keras sebagian jenderal yang sempat mendukung Jokowi. Mereka kena batunya.

Sumber @TrioMacan2000
Share this article :

3 comments:

  1. Haahhahahaaaa.......ngarang itu jangan tanggung - tanggung bro....perbaiki lagi datanya.....jangan barang sampah dijadikan bukti

    ReplyDelete
  2. "Seluruh uang yang beredar hingga saat ini dan yang disembunyikan ke ujung dunia manapun akan terkunci, dan telah kembali kepada pemilik sesungguhnya."

    (IHW, GCA Owner)
    16 Juni 2016, 23.25 WIB

    ----------------------------------------
    THE COLLATERAL HOUSE
    Humanitarian in Harmony

    Secretariat Office:
    Jl. Nangka no. 53E Tanjung Barat, Jagakarsa
    JAKARTA 12530
    INDONESIA

    www.thecollateralhouse.org
    e-mail: tchcorsec @thecollateralhouse. org

    Pemilik dan penandatangan tunggal
    https://www.youtube.com/watch?v=ugqSKYddTa4

    ReplyDelete

 
Creating Website | Volunteer |
Copyright © 2011. Volunteer Pencerahan Bangsa - All Rights Reserved
Creating Website Published by Volunteer